Review Film “Magic Hour”


source: layarfilm.com
source: layarfilm.com

Satu lagi persembahan film dari Screenplay Picture di tahun 2015, Magic Hour.  Mungkin tema film ini sudah klise karena menyangkut persoalan asmara dan persahabatan. Tetapi film ini mampu dikemas secara apik oleh sang Sutradara, Asep Kusdinar.  Diangkat dari novel berjudul Magic Hour: Let In The Unexpected karya Tisa TS, film ini dapat merebut perhatian banyak remaja tanah air. Alur ceritanya yang menarik serta menyentuh,  chemistry pemain yang seakan terlihat nyata, iringan musik yang syahdu membuat Magic Hour layak digandrungi.  Film ini dibintangi oleh Michelle Ziudith dan Dimas Anggara yang telah berkali-kali berperan sebagai kekasih di layar kaca.

Cerita berawal dari Raina (Michelle Ziudith) yang diminta oleh saudara tirinya Gweny (Nadia Arina) untuk menemui Dimas (Dimas Anggara). Gweny tidak ingin menemui Dimas yang sudah dijodohkan dengannya. Karena tak ingin mengecewakan ibunya, Flora (Meriam Bellina),  yang telah menjodohkan keduanya, Gweny meminta Raina untuk berpura-pura menjadi dirinya dan menemui pria pilihan ibunya. Awalnya Raina menolak karena sempat mengalami kecelakaan kecil tetapi Gweny berhasil membujuk Raina. Ajaibnya, ketika Raina dan Dimas bertemu, ada sesuatu yang terjadi pada diri Raina. Seluruh kesedihan yang dirasakan olehnya seakan menghilang saat bersama dengan Dimas. Sayangnya konflik batin terjadi pada diri Raina. Di satu sisi dia ingin bersama dengan Dimas tetapi Dimas sudah dijodohkan dengan Gweny.

Belum lagi di luar sana ada pria yang setulus hati mencintai Raina yaitu Toby (Rizky Nazar). Padahal sahabat Raina yang diperankan oleh Anisa Rahma mencintai Tobi tetapi Tobi selalu mengacuhkannya.  Raina tidak mau mengecewakan Toby tetapi juga tidak mau membuat sahabatnya patah hati. Cinta Raina seakan dibenturkan oleh masalah persahabatan dan keluarganya. Akankah Raina mendapatkan cinta sejatinya yang mampu menghilangkan segala kesedihan yang dia rasakan? Ikuti kisahnya dalam “Magic Hour”. Setelah menonton film ini akan dimanjakan dengan tampilan sinematografi yang indah. Setting lokasi di film tersebut  masih sangat natural dan fresh.

 

 

What's Your Reaction?

Keren Keren
0
Keren
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Unik Unik
0
Unik
Suka Suka
0
Suka
Biasa aja Biasa aja
0
Biasa aja

Review Film “Magic Hour”

log in

Become a part of our community!

reset password

Back to
log in