Review Film Bunga Terakhirku


Film Bunga Terakhirku mungkin akan membawa warna baru dalam dunia perfilman Indonesia.  Berawal dari sebuah perampokan sadis yang dilakukan di rumah Tura (Baim Wong) sewaktu ia masih kecil. Tura menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana ibunya diperkosa dan dibunuh dengan kejam.  Tura hanya bisa diam dan tidak bisa berbuat apa-apa. Dengan tangannya sendiri, Tura menguburkan jasad ibunya tepat di belakang rumah. Ini dilakukannya karena Tura tahu bahwa ibunya amat menyukai bunga.  Kejadian menyeramkan itu membayangi Tura hingga dia dewasa.  Ia hanya mempunyai satu tujuan dalam kehidupannya yaitu membunuh para penjahat yang telah menewaskan ibunya serta menjadikan mayat-mayat mereka sebuah pupuk supaya kebun ibunya tetap indah.

review film bunga terakhirku

Hidup Tura sepenuhnya untuk membaktikan diri kepada sang ibu. Bahkan ketika dewasa, dia rela bekerja sebagai tukang bunga. Dia setia merawat kebun ibunya hingga mneghasilkan banyak bunga. Suatu ketika, Tura mendapatkan pesanan dan diminta mengantar bunga ke sebuah villa lokalisasi. Di sana, Tura bertemu dengan Lily (Salvita Decorte) yang merupakan seorang PSK. Menjadi PSK bukan keinginan Lily karena pada umur 10 tahun, dia dijual oleh ayahnya yang bajingan pada seorang germo cantik yang dipanggil Bunda (Wulan Guritno) dan dia dididik menjadi pelacur kelas atas.

Lily sangat menyukai bunga-bunga yang dibawa Tura dan ingin mendatangi kebun bunga milik Tura. Ia sangat ingin punya bunga sendiri. Ketertarikannya kepada bunga-bunga yang dibawakan oleh Tura membawanya dekat dengan pemuda tersebut. Tura jatuh hati kepada Lily dan menyingkirkan klien-klien Lily dengan cara membunuhnya. Anak seorang pejabat tinggi pun menjadi sasaran Tura. Lily mengetahui ini dan menjadi ragu apakah Tura bisa lolos dari ancaman pejabat tinggi itu. Bunda pun menaruh curiga kepada Tura dan menganggapnya sebagai dalang dari tewasnya klien-kliennya.

Film yang diproduseri oleh Ninin Musa ini menjadi film perdana yang disutradarai oleh Indra Birowo. Diproduksi oleh 700 pictures, film ini menjadi daya tarik sendiri karena peran Baim Wong sebagai seorang psikopat.

What's Your Reaction?

Keren Keren
0
Keren
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Unik Unik
0
Unik
Suka Suka
0
Suka
Biasa aja Biasa aja
0
Biasa aja

Review Film Bunga Terakhirku

log in

Become a part of our community!

reset password

Back to
log in