Banyak Anak Banyak Rezeki, Benarkah? Begini Lho Makna Sebenarnya


Banyak-Anak-Memang-Banyak-Rezeki
ummi-online.com

Ungkapan lama ini memang semakin lama semakin dipandang miring dalam kehidupan modern. Persepsi tentang jaminan kesejahteraan ekonomi memang kerap melekat pada pepatah tersebut. Bahkan bagi negara malah dianggap ancaman, khawatir akan ledakan populasi yang merugikan.

Namun benarkah ungkapan “banyak anak, banyak rezeki” ini membawa efek negatif bagi masyarakat sekarang? Tentu saja petuah nenek moyang kita adalah hal yang positif, termasuk ungkapan ini. Asal kita mau gali lebih dalam lagi tentang maknanya, justru ungkapan tersebut lebih banyak hal positifnya. Berikut ini adalah penjelasannya.

Setiap Anak Membawa Rezeki Masing-Masing

Kekhawatiran orang terhadap pepatah “banyak anak, banyak rezeki” karena dianggapnya rezeki seperti kue yang terbagi-bagi, semakin banyak yang dibagi maka semakin sedikit jatahnya. Padahal pemikiran yang betul, rezeki dari Allah SWT itu tak terbatas jumlahnya, tergantung dari masing-masing individu dalam mencapainya.

Bahkan dalam agama, masing-masing manusia dari lahir sampai meninggal sudah ditetapkan rezekinya, sudah ada jatahnya masing-masing. Artinya banyak sedikitnya saudara nggak akan mempengaruhi rezeki si anak.

Baca Juga : Ini Dia 5 Cara Mengenali Bakat Kejeniusan Anak

Rezeki Bukan Hanya Soal Uang

Anggapan rezeki yang selalu identik dengan uang nampaknya sudah terlanjur jadi kebiasaan. Padahal makna rezeki lebih luas dari itu, tidak hanya soal materi, tetapi tetapi juga non material seperti ilmu pengetahuan, kebahagiaan dan kesehatan.

Perbandingan yang sering jadi contoh, mana yang lebih banyak rezekinya antara petani yang hidup sederhana tapi bisa makan nyaman, atau orang kaya yang sakit dan banyak punya pantangan makanan. Tentu saja petani yang lebih banyak rezekinya.

Orang-orang dahulu bahkan lebih bahagia hidup mengembara untuk mendapatkan ilmu daripada berlimpah harta tapi miskin ilmu.

Mengasuh Banyak Anak Yatim Juga Sumber rezeki

Dorongan banyak anak juga tidak harus anak sendiri. Justru dengan mengasuh banyak anak yatim dan anak yang membutuhkan akan menolong kondisi ekonomi masyarakat. Bukan lagi mitos, banyak orang yang sudah membuktikan bahwa mengasuh anak yatim akan mendatangkan rezeki yang melimpah. Sehingga ungkapan banyak anak banyak rezeki jadi tepat di sini.

Baca Juga : Cara Mendekatkan Ayah dengan Anak Laki-Laki

Sambung Silaturahim Banyak Saudara Mendatangkan Rezeki

Seringkan kita dengan bahwa menyambung silaturahim dengan banyak orang akan mendatang rezeki. Apalagi jika yang kita sambung silaturahminya adalah keluarga dan saudara kita sendiri, pastinya lebih baik lagi.

Dengan banyak keluarga berarti banyak pemikiran, ide, dan tenaga untuk saling membantuk dalam meraih rezeki. Kesuksesan salah satu anggota keluarga juga bisa memacuk kesuksesan yang lain, atau paling tidak “kecipratan” sukses juga.

Banyak Anak Tapi Mandiri

Jika dari kecil kita sudah melatih anak untuk selalu belajar dan berusaha, sangat mungkin di usia muda mereka sudah mandiri kehidupannya. Sekarang banyak sekali menu pendidikan entrepreneurship yang bisa kita tanamkan sejak dini. Jadi jika banyak anak yang sukses bukan lagi jadi beban, tapi malah bisa membantu kehidupan ekonomi keluarga.

Bukan Asal Banyak Anak

Penjelasan panjang lebar di atas bukan berarti mendorong kita untuk asal banyak anak tanpa perencanaan yang baik. Yang paling penting bukan masalah ekonomi, tapi apakah pendidikan keluarga dan formal bisa kita berikan dengan baik atau tidak. Jika banyak anak tapi kita acuh dalam pendidikan keluarga, tentu saja ungkapan itu akan berujung pada hal negatif.

What's Your Reaction?

Keren Keren
0
Keren
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Unik Unik
0
Unik
Suka Suka
0
Suka
Biasa aja Biasa aja
0
Biasa aja

Banyak Anak Banyak Rezeki, Benarkah? Begini Lho Makna Sebenarnya

log in

Become a part of our community!

reset password

Back to
log in